WAKIL GUBERNUR SUMATERA BARAT MEMBUKA DIKLAT TIK LANJUTAN DILINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT DAN DIKLAT PRAJABATAN K2 GOLONGAN II DAN III DI LINGKUNGAN KEMENRISTEK DIKTI, SERTA MENUTUP DI

Senin 20 Februari 2017 - 14:15:00

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Barat, Badan Diklat Sumbar -
Senin (20/2) pagi, bertempat di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Aplikasi Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Lanjutan bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Diklat Prajabatan Kategori 2 (K2) Golongan II dan III Angkatan II di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, serta menutup Diklat Prajabatan Kategori 2 (K2) Golongan I dan II Angkatan I di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.





Diklat Teknis Aplikasi TIK ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar. Sementara Diklat Prajabatan K2 CPNS Gol. II dan III Angkatan II diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari ISI Padang Panjang dan Universitas Andalas. Pada kesempatan yang sama, Wagub Nasrul Abit juga menutup Diklat Prajabatan K2 CPNS Golongan I dan II Angkatan I di lingkungan Kemenristekdikti yang diikuti oleh 40 peserta dan sebelumnya dibuka oleh Kapus Diklat Kemenristekdikti pada tanggal 14 Februari 2017 lalu.
Dalam sambutannya sebelum membuka dan menutup secara resmi diklat, Nasrul Abit berpesan kepada seluruh peserta diklat, khususnya peserta Diklat Teknis Aplikasi TIK agar menguasai TIK untuk menunjang kinerja tidak saja instansi namun juga pribadi.
"Teknologi informasi sudah sangat berkembang kini, tapi masih ada ASN ini yang tidak mengerti TIK dan tidak paham. Saya harapkan kepada saudara semua untuk menguasai IT agar dapat melaksanakan tugas yang diamanatkan pimpinan kepada saudara. Sekarang IT bukan soal mengetik saja," pesan Nasrul Abit.
Nasrul Abit menambahkan, penguasaan teknologi dan informasi pada masa ini adalah salah satu kunci untuk menjadi ASN yang unggul. Namun begitu, Nasrul Abit menguraikan, semakin terbukanya akses terhadap informasi yang dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi dapat diibaratkan sebagai pisau bermata dua yang apabila tidak dimanfaatkan dengan baik dapat berdampak buruk bagi penggunanya.
Untuk itu ia mengingatkan agar penguasaan TIK juga diikuti dengan kemampuan menganalisa untuk memilah antara teknologi yang memberi manfaat dengan yang merusak, atau antara informasi yang benar dengan yang menyesatkan.
"TIK ini juga bisa merusak. Kalau kita tak bisa mencerna apa yang terjadi di dunia ini, dan menyangka informasi yang beredar benar padahal hoax (tidak benar), bisa tersesat. Jadi perlu analisa. Pesan saya, teknologi harus saudara kuasai, namun saudara harus juga bisa menganalisa mana yang benar mana yang salah. Dan jangan jadi orang yang suka memfitnah menggunakan IT ini. Jangan jadi pengguna yang tidak bertanggungjawab. Jadi ada positif-negatifnya. Tergantung filternya seperti apa agar tidak tersesat dalam memanfaatkannya," kata dia.
Khusus bagi peserta yang baru akan mengikuti Diklat Prajabatan, Nasrul Abit mengajak peserta agar semangat menyerap ilmu yang diajarkan selama masa diklat, untuk kemudian diterapkan dengan ikhlas dan penuh integritas saat kembali ke lingkungan kerja.
"Ilmu, pada saatnya, pasti akan ada gunanya. Ini modal masa depan saudara nanti. Nanti kalau sudah selesai dan jadi PNS, saudara boleh bersyukur namun jangan pula sombong. Dalam bersikap dan bertindak, tempatkan diri sesuai tingkat kemampuan dan keilmuan. Jaga etika saudara dan hormati orang lain. Jangan cepat tersinggung dan jaga sopan santun. Dari golongan apapun anda memulainya, bisa sukses, asal punya integritas diri dan bisa membuat orang lain senang dengan kita," katanya.
Lebih lanjut, Nasrul Abit mengingatkan agar seluruh peserta tidak cepat berpuas diri dengan ilmu yang akan atau telah dimiliki. "Terus tingkatkan kemampuan dan pengetahuan dengan membaca," ujarnya.
Menutup sambutannya, Nasrul Abit mengharapkan seluruh peserta mengetahui dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, serta selalu berpedoman pada SOP. Pun begitu, Wagub tidak membatasi ruang bagi kreatifitas dan inovasi. Dikatakannya, "Kita harus bermanfaat. Ketahui dan pelajari tupoksi saudara dan juga lakukan inovasi di instansi masing – masing."
Usai sambutan Wakil Gubernur, acara pembukaan Diklat kemudian diteruskan dengan pemasangan dan penanggalan tanda peserta secara simbolis, pembacaan Janji Peserta Diklat dan Ikrar Pamong, dan foto bersama.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Pusat Diklat Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Wisnu, Kepala BPSDM Prov. Sumbar Rosman Effendi, Koordinator Widyaiswara BPSDM Prov. Sumbar, serta pejabat struktural dilingkungan BPSDM Prov. Sumbar.




Dibaca: 61 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Online Chat
Pengunjung Online

Pengunjung: 3, Anggota: 0...
paling banyak online: 56
(anggota: 0, pengunjung: 56) pada 23 Apr : 20:52
RSS Feed
rss1.0
rss2.0
rdf
Statistik
Copyright (c) Badan Pendidikan dan Pelatihan Propinsi Sumatra Barat

Development & Design by Djamboe WebDesign