PEMBUKAAN DIKLAT FUNGSIONAL ANALISIS JABATAN DAN BEBAN KERJA BAGI ASN DILINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

Senin 06 Maret 2017 - 11:03:00

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Barat, Badan Diklat Sumbar -

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Diklat Fungsional Analisis Jabatan dan Beban Kerja Bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selama 10 hari mulai 6 s/d 16 Maret 2017. Diklat ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Barat



Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Diklat Fungsional Analisis Jabatan dan Beban Kerja Bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selama 10 hari mulai 6 s/d 16 Maret 2017. Diklat ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Barat.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Ali Asmar, M.Pd membuka secara resmin Diklat Anjab BK di Aula BPSDM Provinsi Sumatera Barat Senin, 6 Maret 2017. Dalam pembukaan ini turut hadir Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat H. Rosman Effendi, SE, SH, MM, Kabid Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional Ir. H. Khairanti Khairanis, M.Si, Koordinator Widyaiswara serta pejabat struktural BPSDM Provinsi Sumatera Barat.
Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat melaporkan tujuan diselenggarakannya Diklat Fungsional Analisis Jabatan dan Beban Kerja ini adalah untuk melahirkan calon tenaga analis jabatan yang mampu bekerja secara mandiri untuk melakukan analisis jabatan dan peta jabatan, analisis beban kerja untuk perhitungan kebutuhan pegawai, evaluasi jabatan untuk pemeringkatan jabatan, dan penghitungan jumlah kebutuhan pegawai dan menyusun proyeksi kebutuhan pegawai selama lima tahun ke depan.
Sekda Provinsi Sumatera Barat dalam sambutan mengatakan analisis jabatan dan beban kerja diharapkan dapat menghasilkan suatu tolak ukur bagi pegawai/unit organisasi dalam melaksanakan tugasnya yaitu berupa norma waktu penyelesaian kerja, standar beban dan prestasi kerja, penyusunan formasi pegawai, penyempurnaan sistem prosedur kerja dan manajemen lainnya.
“Para peserta yang mengikuti diklat diharapkan untuk mampu melakukan analisis jabatan dan beban kerja di OPD masing-masing, sehingga dapat menghasilkan suatu tolak ukur bagi bagi pegawai/ unit organisasi.”, ucap Ali Asmar.
Sebelum membuka Diklat Fungsional Analisis Jabatan dan Beban Kerja secara resmi, Sekda Provinsi Sumatera Barat berpesan kepada para peserta untuk dapat mengikuti diklat dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memberikan perubahan kea rah yang lebih baik.





Dibaca: 73 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Online Chat
Pengunjung Online

Pengunjung: 3, Anggota: 0...
paling banyak online: 56
(anggota: 0, pengunjung: 56) pada 23 Apr : 20:52
RSS Feed
rss1.0
rss2.0
rdf
Statistik
Copyright (c) Badan Pendidikan dan Pelatihan Propinsi Sumatra Barat

Development & Design by Djamboe WebDesign