Audit Eksternal Penerapan SMM ISO 9001:2008 for IWA 2:2007 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat

Kamis 10 Oktober 2013 - 18:03:00

Audit Eksternal  Penerapan SMM ISO 9001:2008 for IWA 2:2007  di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat
Audit Eksternal Penerapan SMM ISO 9001:2008 for IWA 2:2007 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat, Badan Diklat Sumbar -
Indaruang Padang Basi Padang, 10 Oktober 2013

Setelah memasuki masa validasi keabsahan akreditasi dalam penerapan SMM ISO 9001:2008 semenjak 19 Juli 2010, pada tahun 2013 ini kembali dilakukan re-akreditasi terhadap penerapan SMM ISO di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat. Kepala Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat H. Rosman Effendi, S.E., S.H., M.M dalam kata sambutannya kepada Tim Auditor PT. SGS Jakarta menyebutkan bahwa proses audit ini akan sangat menentukan dalam keberlanjutan raihan sertifikat ISO SMM 9001:2008 yang telah dimilik oleh Badan Diklat.


Turut mendampingi Kepala Badan antara lain Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan yang juga sekaligus sebagai Manajemen of Representatif (MR) DR. Rahmedi Yonis, S.Sos., M.Si dan David Yudia Putra, S.Sos., M.Si Kasubid Perencanaan AKD dan Sertifikasi yang juga berperan sebagai Pengendali Dokumen (document controller). Berbeda dengan akreditasi sebelumnya, pada tahun ini re-akreditasi mencoba untuk upgrade SMM ISO dengan IWA 2:2007 yang khusus untuk lembaga pendidikan.

ISO/IWA 2:2007 ini menerapkan ISO 9001:2008 pada sektor pendidikan, berisi uraian lengkap persyaratan ISO 9001:2008 berikut keterangan khusus yang mudah dipahami dan diterapkan oleh organisasi/institusi pendidikan. Meskipun ISO 9008 berlaku generik, namun panduan ini dikeluarkan guna memudahkan institusi pendidikan, meliputi: pendidikan dasar, menengah, atas, universitas dan pendidikan dan pelatihan. Dalam konteks lembaga kediklatan, baru Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat lah yang telah merintis sertifikasi SMM ISO 9001:2008 for IWA 2 : 2007 ini.

Kerjasama yang telah dibangun dengan PT SGS Jakarta dalam sertfikasi SMM ISO 9001:2008 semenjak tahun 2009 yang lalu memang telah melalui tahapan penting untuk re-akreditasi. Momentum re-akreditasi inilah yang kemudian difokuskan kepada penambahan sertifikasi dengan IWA 2:2007 karena menyangkut aspek pendidikan dan pelatihan.

Sesuai dengan permintaan re-akreditasi dari Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat semenjak Juli 2013 yang lalu, baru pada awal oktober ini dilakukan penjadwalan oleh PT SGS untuk pemeriksaan terhadap penerapan SMM ISO 9001:2008 for IWA 2:2007. Adapun tim Auditor yang telah ditugaskan oleh Manajemen PT SGS Jakarta adalah Bp. Tri Tenoyo dan Bp. Yuni Kharisman. Tujuan audit ekternal ini pada dasarnya adalah untuk melihat kesesuaian data Manual Mutu yang telah diperiksa oleh Auditor PT. SGS di Jakarta dengan fakta dan penerapannya di lapangan. Jadi secara umum proses audit adalah proses sistematis yang dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen dengan mengumpulkan dan mengevaluasi bahan bukti dan bertujuan memberikan pendapat mengenai sebuah dokumen atau kesepakatan.

Dalam jadwal yang telah ditetapkan oleh Manajemen PT SGS terhadap Auditor ini mereka melakukan audit terhadap setiap bidang dan sekeretariat serta seluruh perangkat pendukung penyelenggaraan diklat, termasuk juga dengan pemasok dan pelanggan Badan Diklat. Dalam klausul yang disebutkan oleh Auditor ini menjelaskan bahwa audit yang dilakukan menyangkut aspek-aspek yang telah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen Manual Mutu yang telah diserahkan ke Manajemen PT. SGS.
Pemeriksaan marathon selama 2 (dua) hari terhadap dokumen SMM ISO9001:2008 for IWA 2:2007 Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat oleh Auditor PT SGS Jakarta ini memberikan rekomendasi adanya 9 (Sembilan) temuan minor yang harus ditindaklanjuti dalam kurun waktu 6 (enam) bulan. Diantara temuan minor ini antara lain menyangkut: Validasi data hasil ujian, belum jelas dan lengkapnya sasaran mutu pada masing-masing bidang, system pengontrolan kualitas, belum validnya metode dalam tindakan pencegahan/perbaikan, pengotrolan barang milik pelanggan, control kualitas hasil lulusan diklat.
Dalam laporan hasil pemeriksaannya, Auditor menyarankan agar temuan minor ini bisa dievaluasi dan ditindaklanjuti sesegera mungkin, sehingga keberlanjutan sertifikat yang telah kita raih selama ini dapat dipertahankan.








Dibaca: 3023 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Online Chat
Pengunjung Online

Pengunjung: 3, Anggota: 0...
paling banyak online: 56
(anggota: 0, pengunjung: 56) pada 23 Apr : 20:52
RSS Feed
rss1.0
rss2.0
rdf
Statistik
Copyright (c) Badan Pendidikan dan Pelatihan Propinsi Sumatra Barat

Development & Design by Djamboe WebDesign